Sarahlistiarakhma's Blog

Icon

Just another WordPress.com site

International Financial Reporting Standards (IFRS)

Standar pelaporan Keuangan internasional (International Financial Reporting Standards–IFRS) adalah Standar dasar, Pengertian dan Kerangka Kerja (1989) yang diadaptasi oleh Badan Standar Akuntansi Internasional.

Sejumlah standar yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal dengan nama terdahulu Internasional Accounting Standards (IAS). IAS dikeluarkan antara tahun 1973 dan 2001 oleh Badan Komite Standar Akuntansi Internasional. Pada tanggal 1 April 2001, IASB baru mengambil alih tanggung jawab guna menyusun Standar Akuntansi Internasional. Selama pertemuan pertamanya, Badan abru ini menghadapi IAS dan SIC yang telah ada. IASB terus mengembangkan standar  dan menamai standar-standar barunya dengan nama IFRS.

Standar Laporan Keuangan Internasional mencakup:

  • Peraturan-peraturan Standar Laporan Keuangan (International Financial Reporting Stadards–IFRS), dikeluarkan setelah tahun 2001
  • Peraturan-peraturan Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards–IAS), dikeluarkan sebelum tahun 2001
  • Interpretasi yang berasal dari Komite Interpretasi Laporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Intrpretations Committee–IFRIC, dikeluarkan setelah tahun 2001
  • Standing Interpretations Committee (SIC), dikeluarkan sebelum tahun 2001
  • Kerangka Kerja untuk Persiapan dan Presentasi Laporan Keuangan

Di Indonesia pada hari selasa, 23 Desember 2008 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mendeklarasikan rencana Indonesia untuk convergence terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS) dalam pengaturan standar akuntansi keuangan. Dan pada tanggal 1 Januari 2012, pengaturan perlakuan akuntansi yang konvergen dengan IFRS akan diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan entias.

Compliace terhadap IFRS memberikan manfaat terhadap keterbandingan laporan keuangan dan peningkatan tranparasi. Melalui compliance maka laporan keuangan perusahaan Indonesia akan dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan perusahaan dari negara laiin, sehingga akan sangat jelas kinerja perusahaan mana yang lebih baik, selain itu, program konvergensi juga bermanfaat untuk mengurangi biaya modal (cost of capital), meningkatkan investasi global, dan mengurangi beban penyusunan laporan keuangan.

Interational Financial Reporting  Standards (IFRS) dijadikan referansi utama pengembangan satandar akuntansi keuagan di Indonesia karena IFRS merupakan standar yang sangat kokoh.Penyusunannya didukug oleh para ahli dan dewan konsultatif internasional dari seluruh penjuru dunia. Mereka menyediakan waktu cukup dan didukung dengan masukan literatur dari ratusan orang dari berbagai macam jurisdiksi di seluruh dunia.

 

sumber: buku akuntansi intermediate

Filed under: tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: