Sarahlistiarakhma's Blog

Icon

Just another WordPress.com site

Tumbuhan Bakau – Bruguiera sexangula (Lour.) Poiret

Tumbuhan yang banyak tumbuh di hutan mangrove ini dikenal dengan berbagai nama daerah seperti bakau, tampusing,busing, mata buaya (Sumatera), tumu, tumu putih (Semenanjung Malaya, Sarawak), dan berus putut (Sabah). Bakau termasuk dalam famili Rhizophoraceae.

Bakau banyak tumbuh pada hutan mangrove, dan sepanjang sungai-sungai. Kadang-kadang ditemukan di pasir yang lembab. Pohon ini tinggi 33 m, diameter 65-80 cm, batang kadang berbanir tingginya mencapai 1 m atau berakar jangkang, akar nafar berbentuk lutut yang mencuat di atas lumpur hingga 45 cm. Kulit batang licin, berwarna keabu-abuan hingga agak cokelat, sedikit berlentisel. Percabangan simpodial. Daun tunggal, tersusun berhadapan silang, bentuk daun jorong-lonjong; jarang lanset-sungsang, berukuran 8-16 cm x 3-6 cm, warna hijau pucat, tepi daun rata, ujung dan pangkal daun lancip; tankai dau panjangnya 1,5-5cm; daun penumpu sepasang, panjang 3,5-4 cm, mudah luruh, warna hijau atau kekuning-kuningan. Bunga tunggal umumnya menunduk, panjang antesis 2,7-4cm; tangkai bunga panjangnya 6-12 mm, warna hijau, kuning atau kecoklatan; kelopak bunga berbentuk tabung dengan 10-12 cuping, warna kuning, cokelat kekuningan atau kemerahan, panjang tabung 1-1,5 cm dan beralur jelas sampai ke pangkal bunga; tajuk bunga 10-12, panjang tajuk 1,5 cm, tajuk dengan 2 cuping, warna keputih-putihan hingga coklat kekuningan, bersayap, di sepanjang tepi luar sayap berbulu rapat, panjang cuping setengah dari panjang tajuk.

Bakau banyak mengandung tanin dan astringent. Buahnya digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit sekitar punggung (Herpes). Akar dan daunnya digunakan sebagai obat luka bakar. Di Sulawesi, buah dan tumbuhan kecambahnya direbus lalu dimakan. Tumbuhan kecambah ini di makan mentah dengan sirih )sebagai pengganti pinang). Di buru, tumbuhan kecambahnya dilumatkan dengan air dan sedikit seduhan jeruk. Cairan dari seduhan jeruk tersebut diteteskan ke mata, berguna untuk menyembuhkan mata yang keruh.

Sumber: buku tumbuhan obat Indonesia SUPRIADI, dkk (Titi Kalima dan Marfu’ah Wardani)

Filed under: tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: