Sarahlistiarakhma's Blog

Icon

Just another WordPress.com site

Masalah Ekonomi yang Dihadapi Negara Indonesia

Nehara Indonesia termasuk negara yang sedang berkembang yang selalu dihadapkan pada masalah-masalah sebagai berikut:

  • Kemiskinan, adalah manifestasi dari keadaan kekurangan dan keterbelakangan masyarakat. Di Indonesia, batas garis kemiskinan yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengacu pada kebutuhan minimum 2.100 kilo kalori per kapita per hari, ditambah dengan kebutuhan minimum nonmakanan yang merupakan kebutuha dasar seseorang yang meliputi sandang, pangan, papan, sekolah, transpotasi, dan lain-lain.

Macam-macam kemiskinan sebagai berikut:

  1. Kemiskinan mutlak (absolute), yaitu kemiskinan yang disebabkan karena tingkat pendapatannya tidak dapat menutup kebutuhan hidup minimum.
  2. Kemiskinan relatif, yaitu kemiskinan yang lebih banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan sekitarnya.
  3. Kemiskinan struktural, yaitu kemiskinan yang disebabkan karena adanya ketimpangan dalam struktur ekonomi suatu negara.
  4. Kemiskinan sosial budaya, yaitu kemiskinan yang dikaitkan dengan nila-nilai budaya masyarakat.

Program penanggulangan kemiskinan yang langsung diarahkan kepada penduduk miskin antara lain sebagai berikut:

  1. penyediaan kebutuhan pokok untuk keluarga miskin
  2. pengembangan sistem jaringan sosial
  3. pengembangan budaya masyarakat miskin
  • Keterbelakangan

Secara umum diartikan sebagai suatu kelambatan dalam perkembangan atau ketinggalan dalam kemajuan. Penduduk yang terbelakang diartikan sebagai faktor produksi tenaga kerja yang memiliki kualitas rendah (tidak profesional atau efisien). Keterbelakangan pada segi ekonomi tampak pada rendahnya pendapatan per kapita, terbatasnya pasar berbagai macam barang, rendahnya tingkat spesialisasi, dan rendahnya penggunaan uang giral per kapita. Keterbelakangan pada segi administrasi tampak pada penggunaan pembukuan yang belum meluas serta kontrolvdan pengawasan yang belum memadai. Dalam penguasaan teknologi, Indonesia masih banyak mendatangkan tenaga ahli dari luar negri untuk jenis pekerjaan tertentu. Selain itu, mesin-mesin berteknologi tinggi juga masih didatangkan dari luar negri. Keterbelakangan sikap mental ekonomi nampak dalam hal penipuan dan pemalsuan produk-produk resmi, pembajakan karya cipta, serta disiplin kerja rendah.

 

Sumber:

buku modul ekonomi kelas X HTS

Filed under: tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: