Sarahlistiarakhma's Blog

Icon

Just another WordPress.com site

Tumbuhan Kapulaga – Amomum compactum Maton

Kapulaga atau kapol termasuk dalam famili Zangiberacaea. Tumbuhan semak ini bisa mencapai tinggi manusia walaupun hanya memiliki batang semu. Dunnya lonjong berujung meruncing dengan ukuran panjang mencapai 30 cm dan lebar 10 cm. Bungan majemuknya berwarna putih membentuk bulatan, yang kemudian dihasilkan buah kotak berwarna putih berbau harum. Selain dipakai sebagai obat, buah kapulaga juga dimanfaatkan sebagai bumbu masak.

Biji kapulaga mengandung minyak atsiri, antara lain alfaborneol dan betakamfer. Minyak atsiri inilah yang berkhasiat mengencerkan dahak, memudahkan mengeluarkan angin dari perut, menghangatkan, membersihkan darah, menghilangkan rasa sakit, dan mengharumkan. Biji kapulaga sering kali dimakan langsung (dikunyah) untuk menghilangkan bau mulut.

Dikenal ada tiga kultivar kapulaga:  (1) kapulaga merah besar:  kulit buah merah   dengan diameter sekitar 2 cm, (2) kapulaga merah kecil: kulit buah merah berdiameter 1 cm, dan (3) kapulaga putih: kulit buah putih, diameter 2 cm.

Kapulaga merupakan tumbuhan asli  Indonesia dan tersebar di Jawa. Tumbuh di hutan primer dan hutan jati pada ketinggian 200-1.000 m dpl.  Tumbuhan ini sering pula dijumpai tumbuh di tanah yang berkapur. Kapulaga dapat diperbanyak secara generatif dengan biji atau secara vegetatif dengan anakan, atau yang disebut juga sobekan tanaman.

 

Sumber:

buku tanaman obat Indonesia SUPRIADI dkk (Sudiarto dan Muchamad Yusron)

 

Filed under: tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: